Minggu, 21 Agustus 2016

CARA MEMBUAT DESAIN SPANDUK/MMT


CARA MEMBUAT DESAIN SPANDUK/MMT DENGAN MENGGUNAKAN CorelDraw

Salam buat semua !!!

Pada Kesempatan kali ini, Kami mengajak kawan-kawan untuk mengenal sebuah Tutorial dasar dalam Design Grafis untuk Format Spanduk dengan menggunakan CorelDraw. Tulisan ini berawal dari “Pelatihan Design Grafis oleh Narasumber Busthomi Rifa’i” yang diadakan oleh Komisariat PTIQ-IIQ Jakarta, 31 Maret 2012. Karenanya, Ucapan terima kasih buat Kanda Busthomi Rifa’i dan segenap rekan-rekan HmI Komisariat PTIQ-IIQ Jakarta.

Selayang pandang mengenai identitas CorelDRAW. Kata Pepatah, "Tak kenal maka tak sayang". Corel Draw Graphics Suite X4 adalah sebuah software yang paling populer dalam dunia desain. Sofware ini dibuat oleh Corel, sebuah perusahaan perangkat lunak yang didirikan pada tahun 1985 dan bermarkas di Ottawa, Kanada. (Sumber, wikipedia) Saat ini sudah banyak individu maupun perusahaan besar yang menggunakan software ini dalam membuat desain grafis maupun untuk bidang usaha membuat desain. Corel Draw Graphics Suite X4 adalah sebuah solusi dalam membuat logo, ilustrasi, pamflet, brosur, koran, majalah, gambar web, termasuk Spanduk dan banyak lainnya.

Tampak panjang lebar, langsung aja yach… Here We go !!

[Catatan : Uraian materi ini sepenuhnya mengacu pada CorelDRAW versi  X4, namun aturan dasarnya akan tetap sesuai dengan versi-versi lainnya seperti CorelDRAW 11, CorelDRAW X3 dan versi terbarunya CorelDRAW X5] 

Bagian Pertama : Memulai Lembar Kerja Baru CorelDRAW X4
  • Bagi yang pengen langsung praktik, langsung aja buka CorelDRAW X4 dengan salah satu alternatif berikut.
  • Klik Star, All Programs, setelah itu cari CorelDRAW Graphics Suite X4, next pilih CorelDRAW X4 hingga lembar Welcome ditampilkan seperti gambar berikut.
Gbr. rul 1 : Welcome CorelDRAW X4
  • Untuk memulai bekerja, pada tampilan welcome diatas, pilihlah New BlankDocument seperti terlihat dibawah ini dari sebagian kutipan gambar diatas.
Gbr. rul 2 : Memulai Lembar Kerja Baru

Bagian Kedua : Setting Page dan Backround pada Spanduk 


  • Beberapa saat kemudian, akan muncul lembar kerja yang kosong. Pada halaman ini, terlebih dahulu mengatur ukuran kertas sesuai yang diharapkan. Hal yang harus diperhatikan ialah satuan ukuran yang akan digunakan [inches / milimiters / centimeters / meters / points / pixels]. Untuk lebih memudahkan sebaiknya menggunakan ukuran meters (m) atau centimeters (cm) atau milimeters (mm). Misal, Ukuran 2 m sama dengan 200 cm dan 200 cm sama dengan ukuran 2000 mm. Konversi ini akan sulit jika menggunakan bentuk ukuran lainnya. Pada CorelDRAW X4, keterangan ini dapat lihat seperti gambar berikut.
Gbr. rul 3 : Macam Satuan Ukuran
  • Setelah memahami ini, sekarang kita tentukan ukuran kertas yang dinginkan untuk membuat Spanduk. sebagai contoh, kita membuat spanduk yang berukuran 2 meter (lebar) x 1 meter (tinggi). Format ini pada layar kerja CorelDRAW X4, akan nampak seperti berikut.
Gbr. rul 4 : Lembar Kerja Spanduk Ukuran 2 m x 1m
    • Setelah langkah diatas, satu analisa dari penulis yang kawan-kawan jangan sampai lewatkan, yaitu perhatikan Toolbox yang ada disamping kiri layar kemudian klik 2 kali tombol Rectangle Tool [dalam hal ini menu yang berbentuk Persegi sebab pada Rectangle tool terdapat juga pilihan menu segitiga]. Fungsi ini akan memudahkan dalam mengedit backround Spanduk serta akan mengaktifkan fungsi untuk mengembalikan posisi normal lembar kerja dengan hanya menekan tombol F4 pada keyboard. Berikut keterangan gambar dari poin ini.
    Gbr. rul 5 : Menu Toolbox CorelDRAW X4
    Untuk keterangan lebih lanjut dari Toolbox pada CorelDRAW, perhatikan gambar berikut.

    Gbr. rul 6 : Jendela Icon pada Toolbox dan Pilihan Menunya
    Berikut hasil lembar kerja setelah mengklik 2 kali tombol Rectangle Tool Persegi (terlihat bentuk persegi  ini  masih berwarna  normal, yaitu Putih). Untuk memberikan  warna  tersedia  disamping  kanan lembar kerja. 

    Gbr. rul 7 : Lembar Kerja dengan Backround Warna Putih
       Bagian Ketiga : Modifikasi Warna pada Backround Spanduk 
      • Selanjutnya, Membuat Backround Spanduk dengan Modifikasi 2 Warna. Proses awal dari langkah ini dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu sebagaimana diatas(Mengklik 2 kali tombol Rectangle Tool Persegi) atau dengan manual (mengklik sekali Rectangle Tool Persegi kemudian menutupi secara full lembar kerja). Hasil kedua proses ini dapat dilihat dibawah ini.
      Gbr. rul 8 : Modifikasi Awal Untuk Backround Perpaduan Warna
      • Gbr. rul 7 diatas nampak warna pertama berada dibawah dari warna kedua. Jika teman-teman menginginkan sebaliknya (warna pertama berada diatas dari warna kedua), hal ini dapat dilakukan dengan mengklik Kanan salah satu warna, kemudian pilih Order, selanjutnya klik pilihan To Front of Page / To Back of Page. Hasil operasi ini akan nampak seperti gambar berikut.
      Gbr. rul 9 : Mengedit Posisi Letak Backround Warna
       [Catatan : untuk mengembalikan sebuah perubahan pada lembar kerja atau membatalkan sebuah perubahan yang telah dibuat ke kondisi sebelumnya dapat dilakukan dengan CTRL Z. Pada CorelDRAW, hal ini juga dapat dilakukan dengan menggunakan Undo (membatalkan perubahan baru) dan Redo (membatalkan undo) yang ada pada Toolbar]. Perhatikan gambar berikut.
      Gbr. rul 10 : Menu Undo & Redo pada Toolbar
      • Memulai modifikasi Backround dengan warna, teman-teman terlebih dahulurapatkan atau satukan dari 2 warna pada lembar kerja dengan cara memilihIcon Pick Tool pada Toolbox. Teman-teman perlu mengetahui dan mengfungsikan selalu tombol ini dalam proses pengeditan. Yach ibarat kuncilah yang akan selalu memberikan kemudahan. Setelah itu, kemudiantekan dan geser warna kedua sedikit demi sedikit hingga tepat berada tepat diatas warna pertamaBerikut gambar icon Pick Tool yang dimaksud pada CorelDRAW X4.
        Gbr. rul 11 : Icon Pick Tool (Multifungsi Tool Editor)
      [Catatan : Icon Pick Tool juga berfungsi untuk mengembalikan keadaan normalCursor Mouse setelah melakukan beberapa pilihan yang terdapat pada lembar kerja]

                       Adapun hasil gambar dari proses ini akan menjadi sebagai berikut:
      Gbr. rul 12 : Memadukan 2 Warna Untuk Modifikasi Backround
      • Oky Guys,selanjutnya pilihlah Icon Interactive Blend Tool pada Toolbox(caranya menekan agak lama sehingga nampak menu lainnya) kemudian pada menu pilihan, klik Transparency (Gambar Simbol Gelas). Berikut keterangan gambarnya.
      Gbr. rul 13 : Icon Membuat Objek Transparan
      • Sejauh ini, Lumayan juga yach. Tapi jangan khawatir dulu, cuman uraiannya kok yang panjang lebar. Praktinya akan sangat simple dan sederhana. "Action Louder than Speak". Sekilas intermezo Sobat, Yuk kita lanjut !!
      • Step selanjunya setelah memilih menu Tranparency, teman-teman mengarahkan Cursor Mouse pada halaman kerja dan klik kiri sekali tampa melepaskannya kemudian tarik dari atas ke bawah ataupun dari sisi mana saja sesuai selera. Hasilnya nampak sebagai berikut.
      Gbr. rul 14 : Modifikasi 2 Warna Melalui Transparency Tool
      • Pada gambar rul 13 telah nampak perpaduan  2 warna. Adapun untuk warna pilihan lainnya dapat dilihat dan dipilih pada sebelah kanan lembar kerja. Nah, pilihlah warna yang pas dan Kawan-kawan juga masih bisa melakukan modifikasi ulang untuk kontas warna backround dengan kembali menekanTransnparency Tool pada Toolbox.Sebagai misal, (kita pilih warna : Kuning, kemudian melalui Transparency Tool, kita putar balik iconnya secara vertikal). Maka hasil ini akan nampak kurang lebih sebagai berikut.
      Gbr. rul 15 : Hasil Modifikasi Lanjut Pada Backround
      Bagian Keempat : Memberi Logo atau Gambar pada Spanduk
      • Tahap ini, dapat dilakukan beberapa cara. Pertamabisa dengan [CTRL I] pada keyboardKeduabisa melalui Menubar dengan mengklik File, kemudian pilih ImportKetigadapat juga melalui icon Import yang ada pada Toolbar Corel (terletak disamping icon redo). Setelah mencoba dengan salah satu dari 3 pilihan diatas, tunggulah sejenak hingga kotak dialog import muncul dan carilah 1 logo / gambar dalam file komputer yang diinginkan,selanjutnya tekan pilihan Import. Untuk membatalkan, klik pilihan Cancel. Berikut gambar kotak dialog Import.
      Gbr. rul 16 : Kotak Dialog Import pada Corel DRAW X4
                  Untuk cara ketiga diatas, keterangan gambarnya sebagai berikut.
      Gbr. rul 17 : Mengimpor File Melalui Toolbar CorelDRAW X4
      • Alternatif lainnya, teman-teman dapat melakukannya dengan mencari gambarnya terlebih dahulu kemudian menyeret gambar tersebut ke Taskbar komputer tepat pada Logo CorelDRAW yang aktif atau sedang digunakan. Berikut keterangan gambarnya.
      Gbr. rul 18 : Icon CorelDRAW pada Taskbar yang Mssih Aktif
      • Sebagai misal, kita buat spanduk mengenai Seminar Publik BEM Institut PTIQ Jakarta dengan Tema "Relasi APBN RI  dengan Kebijakan Pemerintah Menaikkan Harga BBM Tahun 2012". Berdasarkan tema ini, desain logonya dapat kita format dengan gambar sebagai berikut.
      Gbr. rul 19 : Salah Satu Contoh Format Logo Pada Spanduk
      Bagian Kelima : Menulis Teks pada Spanduk
      • Step ini sangat simple dan sederhana, cukup memilih Teks Tool pada Teksbox atau melalui Tombol F8 pada keyboard. Setelah memilih salah satu dari 2 pilihan ini, cukup mengklik sekali pada lembar kerja kemudian memulai menulis teks. Teman-teman jangan heran dulu melihat hasil teksnya karena nampak kecil sekali. Untuk membesarkannya cukup mengarahkan Cursor Mouse sehingga nampak sisi-sisinya yang siap ditarik untuk dibesarakan sesuai keinginan. Kemudian lanjutkan kreasi teks anda setelah dilakukan pembesaran normal.
      • Klik Pick Tool untuk editor lebih lanjut dan kembali klik Teks Tool untuk menambah atau mengahapus teks. Seperti kesepakatan tadi bahwa kita akan membuat spanduk Seminar Publik, saatnya kita latihan masukkan teksnya. Perhatikan hasilnya dibawah ini.
      Gbr. rul 20 : Hasil Spanduk setelah Penambahan Teks
      Bagian Keenam : Memberi Warna pada Teks dengan Palet Color
      • Ada beberapa pilihan dalam mewarnai teks, salah satunya dan inilah yang paling sering digunakan ialah melalui Palet Color yang terdapat pada sisi kanan lembar kerja. Caranya, klik terlebih dahulu Pick Tool pada Toolbox kemudian pilih teks dan selanjutnya cari pilihan warna pada Palet Color yang  diinginkan
      Gbr. rul 21 : Tampilan Palet Color CorelDRAW X4
                    Salah satu hasil mewarnai teks dari spanduk diatas dengan pilihan warna Palet Color seperti gambar berikut.
      Gbr. rul 22 : Mewarnai Teks dengan Palet Color
      Bagian Ketujuh : Memberi Warna pada Teks dengan Menggunakan Gambar 
      • Cara memberi warna teks pada CorelDRAW tidak hanya melalui Palet Color, tetapi dapat juga mewarnai dengan menggunakan gambar sebuah Objek. Ini artinya, sebuah objek atau gambar akan akan nampak menjadi sebuah warna dari Teks. Teknik ini biasanya digunakan pada teks yang berukuran besar serta jenis Font (jenis-jenis bentuk tulisan) yang tepat.  
      • Caranya, pilihlah sebuah gambar atau objek. Untuk menambahkannya dapat dilakukan dengan 4 cara sebagaimana disebutkan pada Uraian (Bagian Ke-4 : Memberi logo atau Gambar pada Spanduk).
      • Setelah gambarnya muncul di layar kerja, usahakan agar panjang ukuran gambar sesuai dengan panjang teks agar proses warnaya merata. Misal, pada spanduk kita mewarnai Teks "Seminar Publik". Berikut format uraian penjelasan ini. 
      Gbr. rul 23 : Persesuaian antara Panjang Teks dan Gambar
      • Langkah Selanjunya, klik Pick Tool kemudian pilih Teks. Setelah itu, pada Menubar, pilih perintah Effect, menu PowerClip dan terakhir Menu Place Inside Container.
      • Pada Cursor Mause akan nampak tanda Panah warna Hitam dan arahkan pada teks "Seminar Publik"
      • Secara otomatis warna gambar akan berubah menjadi warna teks. Untuk hasil darigambar rul 22, berikut hasilnya setelah pewarnaan.
      Gbr. rul 24 : Hasil Teks dengan Pewarnaan Objek Gambar
                        Ayo kawan-kawan, tinggal beberapa step lagi, moga bisa dipraktikkan. Mengalami kesalahan karena mencoba adalah sebuah kewajaran. Tidak pernah salah karena belum pernah mencoba adalah masalah, Oky !!!

      Bagian Kedelapan : Memberi Warna dan Garis Tepi pada Teks 

      • Unsur utama pada sebuah pesan tertulis tidak lain ialah teks. Sebuah teks akan menarik dibaca dan dilihat tergantung keserasian dan keseimbangan formatnya. Kawan-kawan, salah satu bentuk pemformatan pada teks ialah dengan memberi warna dan garis pada tepi teks. Biasanya teks yang diformat dalam bentuk ini akan nampak nilai dimensinya serta tidak tengggelam dalam kontras warna latarnya.
      • Oky, untuk praktiknya mula-mula Pilih Objek dalam hal ini teks. Sekali lagi normalkan cursor mouse terlebih dahulu dengan Klik Pick Tool
      • Kemudian pada Toolbox, Pilih Outline Tool dan pilih salah satu pilihan perintah pada menu yang ditampilkannya. Untuk pilihan warna garis (Outline Color atau Tombol Shift +F12 melalui keyboar), adapun untuk tebal garistersedia beberapa pilihan (Hairline / 1/2 pt / 1 pt / 2 pt / 4 pt / 8 pt / 16 pt / 24). Untuk keterangan menu lainnya [None : Menghapus warna garis], [Ouline Pen : Untuk format garis]. Perhatikan gambar berikut untuk jelasnya. 
      Gbr. rul : 25 : Perintah Outline Tool untuk Memberi Warna dan Garis Tepi Teks
                    Mari kita lihat teks dibawah ini yang telah diformat dengan memberikan warna dan garis pada tepi teksnya. Misalnya pada spanduk diatas, kita pilih kata"Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut PTIQ Jakarta". Hasilnya kurang lebih seperti berikut:


      Gbr. rul 26 : Hasil Teks yang Diformat Sisi Tepinya
                          Walaupun nampak tidak ada perbedaan mencolok dari contoh diatas, sensasinya akan nampak ketika kawan-kawan mencobanya sendiri.

      Bagian Kesembilan : Memberi Efek Bayangan pada Teks 

      • Efek bayangan pada sebuah teks menjadi nilai estetika tersendiri yang patut diperhatikan bagi setiap editor. Format teks melalui efek bayangan oleh kalangan desain dikenal juga dengan sebutan Shadow.  Untuk memberi bayangan pada teks melalui CorelDRAW X4 dapat mengikuti langkah-langkah berikut.
                      1. Klik Teks yang akan diberi Efek
                      2. Kemudian Pilih Interactive Tool pada Toolbox (Klik 
                          hingga pilihan menu lainnya ditampilkan)
                      3. Selanjutnya, Klik Drop Shadow
                      4. Pada Cursor akan nampak (simbol berbentuk persegi) dan
                          arahkan pada teks yang telah dipilih
                      5. Klik sekali dan tarik dari atas ke bawah dengan posisi muose tetap
                          ditekan sehingga muncul setup shadow
                      6. Terakhir, maksimalkan shadow pada teks sesuai selera
                     
                     Keterangan Interactive Tool pada toolbox dapat diamati pada gambar dibawah ini.

      Gbr. rul 27 : Interactive Tool untuk Efek Shadow pada Teks
                       Misal pada desain spanduk diatas, gambaran teksnya yang telah diberi Efek Shadow melaluiInteractive Drop Shadow Tool pada Toolbox akan nampak seperti dibawah ini.

      Gbr. rul 28 : Format Teks dengan Efek Shadow
      Bagian Kesepuluh : Membuat Teks Berbentuk Ellipse atau Setengah Lingkaran 
      • Alhamdulillah, kita telah sampai pada step terakhir. Mudah-mudah kawan-kawan semua masih tetap semangat. Akhir materi ini masih berkisar pengeditan teks, yaitu membuat format teks dalam bentuk Ellipse atau Setengah Lingkaran. Proses ini sebenarnya menggunakan (Shape atau Bentuk) yang akan menjadi Pola terbentuknya sebuah teks. Maka melalui praktik ini, kita tidak hanya dapat membuat teks berbentuk ellips, tetapi dapat juga menghasilkan berbagai bentuk format teks lainnya tergantung pada bentuk pola yang kita buat.
      • Untuk praktik kali ini, kita hanya fokus pada proses pembentukan teks berbentuk Ellipse. Langsung aja, perhatikan uraian penjelasannya berikut.
                      1. Mula-mula Buatlah Shape berbentuk Ellips. Caranya,
                          pada Toolbox pilih (Ellipse Tool atau Melalui Tombol F7 
                          pada keyboard) 
                      2. Melalui cursor mouse, arahkan pada layar kerja dan mulailah
                          buat Shape Ellipse (penempatannya dapat dimana saja
                          pada layar kerja dan usahakan ukurannya sesuai dengan
                          panjang teks) 
                      3. Setelah selesai, kemudian pilih Teks (awali dengan klik Pick 
                          Tool terlebih dahulu)
                      4. Pada Menubar, pilih perintah Teks
                      5. Menu teks akan muncul dan pilih Fit Text To Path
                      6. Selanjutnya, melalui Kursor Mouse, sesuaikanlah
                          sedemikian rupa agar teks tepat berada di atas Shape
                          atau pada sisi mana saja sesuai selera.
                    
      Misalnya, dari Format spanduk yang telah kita buat ingin mengedit kalimat "Relasi APBN dengan Kebijakan Pemerintah Menaikkan Harga BBM Tahun 2012" dan Kalimat"Aula Rusanawa Institut PTIQ Jakarta" maka hasilnya berdasarkan uraian step diatas akan muncul dengan gambaran seperti berikut. 

      Gbr. rul 29 : Proses Membuat Teks Berbuat Ellipse
      • Langkah selanjutnya ialah menghilangkan warna pada shape agar yang nampak hanya teksnya. Untuk langkah ini, berikut uraiannya.
                      1. Pilih salah satu objek yang masih berwarna (pemilihannya
                          perlu hati-hati agar teks tidak ikut hilang warnanya. 
                          Jika terjadi kesalahan, klik tombol CTRL Z sebagaimana 
                          yang telah disebutkan sebelumnya)

                      2. Next, pada Toolbox Klik Fill Tool sampai pilihan menu ditampilkan
                          dan klik None (simbol X) untuk Menghilangkan warna datar
                      3. Sekarang tinggal warna Garis, caranya menghilangkanya
                          melaui pada Toolbox juga Klik Outline Tool. Pada
                          tampilan menu pilihannya, pilih None (simbol X)

            Setelah melalui step by step diatas, hasil editan teks dalam bentuk Ellips akan nampak seperti dibawah ini.

      Gbr. rul 30 : Hasil Teks yang Diformat dalam Bentuk Ellipse

       Bagian Kesebelas : Kreasikan Spanduk Anda Sebaik dan Seindah Mungkin
      • Nah, sekarang tinggal kreasikan diri anda. Formulasikan bentuk spanduk sesuai rasa seni dan keindahan masing-masing. Sample yang kami cantumkan hanya sebuah gambaran belakang layar yang dapat dikembangkan dalam beragam bentuk dan format.
      • Penulis menyadari, Uraian diatas dari Bagian Pertama hingga Bagian Kesepuluhmasih bagian terkecil dari berbagai perangkat editor yang ada pada CorelDRAW. Tiada lain harapannya agar tulisan ini dapat menjadi perintis bagi setiap pembaca untuk mempelajari lebih lanjut perangkat-perangkat lainnya. Ibarat naik tangga, penulis telah mengantar pembaca untuk sampai pada langkah pertama, kedua atau ketiga agar dilanjutkan samapi pada tujuan maksimal.
      • Sebuah pembelajaran pada umumnya memiliki katerkaitan antara satu bahasan dengan bahasan lainnya. Filosofinya, walaupun kami hanya memaparkan 10 bagian dari editor spnaduk dasar ini, mudah-mudahan para pembaca dapat mengembangkanya serta menemukan nilai-nilai baru dalam mempraktekannya, Amin !!!
      • Mengenai hasil akhir dari format spanduk diatas, formulasinya akan beragam tergantung kebutuhan atau selera yang diiginkan dari setiap konsumen atau editor. 
      • Finally, berikut beberapa sample dari kami terhadap Fix Desain dari format Spanduk diatas.
      Gbr. rul 31 : Sample Spanduk 1
      Gbr. rul 32 : Sample Spanduk 2
      Gbr. rul 33 : Sample Spanduk 3
      Gbr. rul 34 : Sample Spanduk 4


      VIDEO TUTORIAL MEMBUAT DESAIN SPANDUK DENGAN MENGGUNAKAN CorelDraw


      Source : https://www.youtube.com/watch?v=IrdObwMEjEY

      Ps : Dibuat untuk memenuhi Tugas TIK dan Prakarya Kewirausahaan
      Sources : http://www.rul-sq.info/2013/05/desain-spanduk-sederhana-dengan.html
                      https://www.youtube.com/watch?v=IrdObwMEjEY
      Oleh : Aulia Dina Wulandani / 9 / XII MIPA 1 / 2016

      DESAIN GRAFIS

      A.   Pengertian

      Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam disain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. disain grafis diterapkan dalam disain komunikasi dan fine art. Seperti jenis disain lainnya, disain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (disain).

      Seni disain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak.

      Pada tahun, Henry Cole menjadi salah seorang yang paling berpengaruh dalam pendidikan desain di Inggris, ia meyakinkan pemerintah tentang pentingnya desain dalam sebuah jurnal yang berjudul Journal of Design and Manufactures. Dia menyelenggarakan The Great Exhibition sebagai perayaan atas munculnya teknologi industri modern dan desain bergaya Victoria.

      Dari tahun 1891 sampai 1896, Percetakan William Morris Kelmscott mempublikasikan buku karya desain grafis yang dibuat oleh gerakan Arts and Crafts , dan membuat buku dengan desain yang lebih bagus dan elegan untuk dijual kepada orang-orang kaya. Morris membuktikan adanya potensi pasar untuk produk-produk desain grafis. Morris juga mempelopori pemisahan desain grafis dari seni rupa. Karya –karya Morris dan karya dari pergerakan Private Press secara langsung mempengaruhi Art Nouveau, dan secara tidak langsung mempengaruhi perkembangan desain grafis pada awal abad ke 20.

      Kata Desain Grafis pertama kali digunakan pada tahun 1922 di sebuah esai berjudul New Kind of Printing Calls for New Design yang ditulis oleh William Addison Dwiggins, seorang desainer buku Amerika.

      Raffe's Graphic Design, yang diterbitkan pada tahun 1927, dianggap sebagai buku pertama yang menggunakan istilah Desain Grafis pada judulnya

      The signage in the London Underground adalah contoh desain klasik pada abad modern yang menggunakan jenis huruf yang dirancang oleh Edward Johnston pada tahun 1916.

      Pada tahun 1920, Aliran konstuktivisme di Uni Soviet melihat seni yang berorientasi individu tidak ada gunanya bagi Rusia dan membuat sesuatu yang dapat diterapkan di dunia nyata. Mereka mendesain bangunan, perangkat teater, poster, kain, pakaian, perabot, logo, menu, dll.

      Jan Tschichold merumuskan prinsip-prinsip dasar tipografi modern pada tahun 1928 dalam bukunya yang berjudul New Typography. Tschichold, Bauhaus,Herbert Bayer and Laszlo Moholy-Nagy, and El Lissitzky adalah tipografer yang berpengaruh besar dalam ilmu desain grafis yang kita kenal sekarang ini. Mereka mempelopori teknik produksi yang digunakan sepanjang abad ke 20. Pada tahun-tahun berikutnya desain grafis mendapat banyak pengakuan dan mulai banyak diterapkan. Pasca Perang Dunia II, kebutuhan akan desain grafis meningkat pesat, terutama untuk periklanan dan kemasan produk. Perpindahan Sekolah Bauhaus dari Jerman ke Chicago pada tahun 1937 membawa pengaruh besar pada desain di Amerika. Nama- nama yang terkenal diantaranya Adrian Frutiger(desainer jenis huruf Univers dan Frutiger), Paul Rand(yang dari akhir 1930-an sampai kematiannya pada tahun 1996 menggunakan prinsip Bauhaus dan menerapkannya padaiklan dan desain logo.

      Perkembangan industi desain grafis tumbuh seiring dengan perkembangan konsumerisme. Hal ini menimbulkan kritik dari berbagai komunitas desain yang tertuang dalam First Things First manifesto yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1964 dan diterbitkan kembali pada tahun 1999 di majalah Émigré. Konsumerisme terus tumbuh, sehingga terus memacu pertumbuhan ilmu desain grafis. Hal ini menarik para praktisi desain grafis, beberapa diantaranya adalah : Rudy VanderLans, Erik Spiekermann, Ellen Lupton and Rick Poynor.
       
      Source : http://www.marvelitech.com/images/logo-design-services/
      B. Batasan Media

      Desain grafis pada awalnya diterapkan untuk media-media statis, seperti buku, majalah, dan brosur. Sebagai tambahan, sejalan dengan perkembangan zaman, desain grafis juga diterapkan dalam media elektronik, yang sering kali disebut sebagai desain interaktif atau desain multimedia.

      Batas dimensi pun telah berubah seiring perkembangan pemikiran tentang desain. Desain grafis bisa diterapkan menjadi sebuah desain lingkungan yang mencakup pengolahan ruang.

      C. Prinsip dan unsur desain

      Unsur dalam desain grafis sama seperti unsur dasar dalam disiplin desain lainnya. Unsur-unsur tersebut (termasuk shape, bentuk (form), tekstur, garis, ruang, dan warna) membentuk prinsip-prinsip dasar desain visual. Prinsip-prinsip tersebut, seperti keseimbangan (balance), ritme (rhythm), tekanan (emphasis), proporsi ("proportion") dan kesatuan (unity), kemudian membentuk aspek struktural komposisi yang lebih luas.

      D. Peralatan desain grafis

      Peralatan yang digunakan oleh desainer grafis adalah ide, akal, mata, tangan, alat gambar tangan, dan komputer. Sebuah konsep atau ide biasanya tidak dianggap sebagai sebuah desain sebelum direalisasikan atau dinyatakan dalam bentuk visual.

      Pada pertengahan 1980, kedatangan desktop publishing serta pengenalan sejumlah aplikasi perangkat lunak grafis memperkenalkan satu generasi desainer pada manipulasi image dengan komputer dan penciptaan image 3D yang sebelumnya adalah merupakan kerja yang susah payah. Desain grafis dengan komputer memungkinkan perancang untuk melihat hasil dari tata letak atau perubahan tipografi dengan seketika tanpa menggunakan tinta atau pena, atau untuk mensimulasikan efek dari media tradisional tanpa perlu menuntut banyak ruang.

      E. Perancang grafis

      Perancang grafis atau sering disebut dengan Desainer grafis (bahasa Inggris: Graphic Designer) adalah profesi yang menciptakan ilustrasi, tipografi, fotografi, atau grafis motion. Seorang desainer grafis menciptakan karya untuk penerbit, media cetak dan elektronik, seperti brosur dan mengiklankan produk. Mereka bertanggung jawab untuk sebuah tampilan agar tampak menarik, yang bisa diaplikasikan dalam berbagai bentuk materi promosi yang berkaitan dengan produk dan publik.

      Seorang perancang grafis menggunakan sketsa untuk mengeksplorasi ide-ide yang kompleks secara cepat, dan selanjutnya ia memiliki kebebasan untuk memilih alat untuk menyelesaikannya, dengan tangan atau komputer.

      Perancang Grafis bertugas untuk menyampaikan sebuah informasi yang diinginkan oleh produk / klien dalam bentuk desain yang menarik.


      F. Daftar Software Desain Grafis

      Ada beberapa software yang digunakan dalam desain grafis:

      1.   Desktop publishing

      ·            Adobe Photoshop
      ·            Adobe Illustrator
      ·            Adobe Indesign
      ·            Coreldraw
      ·            GIMP
      ·            Inkscape
      ·            Adobe Freehand
      ·            Adobe image ready
      ·            CorelDraw
      ·            Adobe Page Maker
      ·            Paint Tool SAI


      2.   Webdesign

      ·            Adobe Dreamweaver
      ·            Microsoft Frontpage
      ·            Notepad
      ·            Adobe Photoshop


      3.   Audiovisual

      ·           Adobe After Effect
      ·           Adobe Premier
      ·           Final Cut
      ·           Adobe Flash, atau sebelumnya Macromedia Flash
      ·           Ulead Video Studio
      ·           Magic Movie Edit Pro
      ·           Power Director


      4.   Rendering 3 Dimensi

      ·            3D StudioMax
      ·            Maya
      ·            AutoCad
      ·            Google SketchUp
      ·            Light Wave
      ·            Blender
      ·            Softimage

      Ps : Dibuat untuk memenuhi Tugas TIK dan Prakarya Kewirausahaan
      Source : http://www.sjm.sch.id/p/desain-grafis-adalah-suatu-bentuk.html
      Oleh : Aulia Dina Wulandani / 9 / XII MIPA 1 / 2016

      Selasa, 09 Agustus 2016

      JUST BECAUSE YOU CAN DOESN'T MEAN YOU SHOULD.

      "JUST BECAUSE YOU CAN DOESN'T MEAN YOU SHOULD" Itu adalah kata-kata yang sering menguasai pikiran orang yang bisa dan dituntut untuk melakukan sesuatu karena kebisaannya tersebut. Selalu dan selalu dalam berbagai hal di berbagai situasi. Orang ini harus bisa sabar dan tegas dalam mengatasi hal tersebut.

      Seperti dalam suatu bidang yang memuat relasi antara orang banyak di suatu komunitas. Salah satu orang mungkin saja sangat peduli karena kelemahannya yang mudah terlalu peduli dan mungkin disebabkan karena ketidaksabarannya untuk segera mendapatkan keputusan dari suatu hal yang dibicarakan berlarut-larut dan tidak menemukan ujungnya. Orang tersebut seringkali melakukan hal tersebut sehingga mungkin secara tersirat dianggap oleh orang lain yang ada di komunitasnya dia adalah orang yang aktif. 

      Orang aktif juga harus dihargai. Oleh karena itu jangan selalu menggantungkan pada orang aktif tersebut. Karena sesekali orang aktif tersebut bisa menjadi sosok yang pasif karena suatu alasan yang orang lain tidak tahu. Banyak orang terkadang mempertanyakan, It's okay. Tapi banyak juga yang terkadang seperti menyalahkan orang tersebut. Ingat, itu adalah hak setiap orang untuk mengarahkan dirinya menjadi seperti apa dan bagaimana. Apalagi itu bukan merupakan kewajiban orang aktif tersebut saja tetapi juga tanggung jawab bersama.

      Kapan orang lain bisa ikut aktif. Jika hanya menggantungkan kepada orang yang aktif? Sesekali orang yang digantungkan tersebut merasa menyesal dan tak akan mau berkecimpung terlalu lebar dalam komunitasnya. Sesekali rasa sakit hatinya karena merasa disalahkan dan tak dihargai membuatnya bertindak tegas dan sangat sensitif dan mungkin bisa menyinggung orang lain. Kesabaran seseorang itu ada batasnya. Kenapa tak meminta orang lain di sekitarnya, masih banyak anggota dalam komunitasnya. Jangan hanya menuntut kepada seseorang yang mempunya tingkat kepedulian yang lebih. Solid itu harus dipupuk. Jadikan semua anggota berkecimpung sehingga dapat merasakan sensasi pengalaman yang sama dan setidaknya untuk kedepannya tidak terlalu menggantungkan diri kepada orang lain. Mandiri, ok!

      Ini hanya sekedar tulisan, bukan basa-basi tetapi tentang isi hati seseorang berdasarkan realita. Tidak bermaksud untuk menyinggung orang lain. 


       

      Aulia's WRITING Template by Ipietoon Cute Blog Design and Homestay Bukit Gambang